
Abroorza Ahmad Yusra
Indonesia
Abroorza Ahmad Yusra adalah penulis dan aktivis budaya–lingkungan asal Kalimantan Barat. Lulusan Sastra Indonesia Universitas Padjadjaran ini mulai menulis sejak remaja dengan menaruh perhatian pada isu ekologi dan budaya lokal. Bekerja sama dengan WWF Indonesia dan PRCF Indonesia, ia telah menulis sejumlah karya bertema lingkungan. Ia juga menulis novel Danum (2021) dan Diyawa si Kaki Merah (2025) yang berakar pada realitas sosial dan ekologis Kalimantan. Di luar dunia sastra, ia mendokumentasikan kebudayaan lokal dan kehidupan komunitas rimba melalui film, merekam tradisi lisan serta kehidupan sehari-hari di wilayah-wilayah terpencil. Dedikasinya tampak ketika ia menjadi pembicara pada Kongres Kebudayaan Indonesia 2023 tentang urgensi mendokumentasikan maestro-maestro budaya. Melalui kerja sastra dan kebudayaan, ia berupaya menghadirkan perspektif yang lebih kaya terhadap isu lingkungan, sekaligus menyuarakan perspektif pembangunan yang lebih adil dan berpihak pada hidup masyarakat.




