
Dewi Candraningrum
Indonesia
Dewi Candraningrum adalah cendekia dan peneliti feminis yang karyanya menghubungkan sastra pascakolonial, pedagogi kritis, dan kajian gender melalui perspektif ekofeminisme interseksional dan dekolonial. Ia merupakan editor utama seri buku Ekofeminisme dan pemimpin redaksi Salasika, jurnal feminis milik Asosiasi Studi Perempuan dan Gender Indonesia (ASWGI). Di Jawa Tengah, ia mendirikan Jejer Wadon (Womb Document), sebuah inisiatif akar rumput yang menyuarakan perlawanan perempuan pedesaan terhadap eksploitasi lingkungan melalui praktik kepedulian kolektif, pedagogi feminis, dan aktivisme ingatan. Proyek akademik dan komunitasnya mengkaji kekerasan ekologis, trauma berbasis gender, serta perlawanan yang diwujudkan sebagai bentuk penolakan politis. Di luar kerja akademiknya, Dewi terlibat dalam kolaborasi seni visual bercorak artivisme bersama putranya, Ivan Ufuq Isfahan—pengalaman hidupnya sebagai individu neurodivergen membentuk arah pameran bersama mereka yang mengedepankan kepedulian inklusif, ketahanan lintas generasi, dan keadilan sosial.




