Bincang Penulis #9
Solidaritas: Perkara Teks Politis
Minggu, 16 November 2025, 16.30–18.00
Teater Asrul Sani, Taman Ismail Marzuki
Membaca dan menulis selalu merupakan tindakan politis. Membaca dengan kritis diperlukan agar kita tak terjebak perangkap wacana dominan sekaligus memitigasi dampak buruk wacana tersebut yang bisa jadi menyembunyikan eksploitasi dan ketidakadilan. Menulis sebagai tindakan politis merupakan bentuk penolakan untuk tetap diam dalam menghadapi apa pun yang berusaha merendahkan martabat kemanusiaan. Tulisan terbaik, dan paling relevan, bisa jadi selalu merupakan tindakan protes. Perspektif politis dalam menghadapi teks dapat mengukuhkan dan meluaskan solidaritas kepada mereka yang tertindas, yang kemerdekaannya dikekang, yang hak asasinya dirampas dengan sewenang-wenang.
Antony Loewenstein (Australia)
Hilmar Farid (Indonesia)
Raisa Kamila (Indonesia)
Moderator: Shuri Mariasih Gietty Tambunan (Indonesia)









